Awas! Perhatikan Ini Sebelum Membeli Suzuki Baleno 2021

Suzuki Baleno Hatchback memang ba


ru didatangkan ke Indonesia pada ajang GIIAS 2017. Namun, Suzuki Baleno jelas bukan sebuah nama yang asing di telinga masyarakat Indonesia.

Awalnya, Suzuki Baleno merupakan small sedan yang bersaing head-to-head dengan Toyota Vios dan Honda City. Namun, versi ini tidak mengalami kesuksesan. Tak ingin berada di bawah bayang-bayang dua kompetitornya tersebut, Suzuki langsung melakukan perombakan dan menggeser segmentasi Baleno menjadi compact hatchback, menemani Swift dan Splash.


KELEBIHAN

1. Harga dan Build Quality yang Bagus

Secara dimensi dan fitur yang dimilikinya, Suzuki Baleno Hatchback bersaing dengan sejumlah mobil hatchback lain yang dibanderol dengan harga hampir menyentuh Rp 300 juta. Namun, harga yang ditawarkan oleh Baleno sangat menarik, dimana varian tertingginya hanya Rp 210 jutaan.

Meski dibanderol dengan harga yang lebih murah dibanding kompetitornya, namun hal itu tidak membuat build quality Baleno Hatchback "disunat". Kualitas eksterior maupun interiornya bisa dibilang cukup mewah jika dibandingkan dengan small hatchback Jepang lainnya.

2. Fitur Rem ABS, EBD dan BA

Fitur pengereman yang ada di dalam Baleno hatchback cukup lengkap untuk ukuran mobil Rp 200 jutaan karena sudah dilengkapi dengan Antilock Braking System (ABS), Electric Brake Distribution (EBD) dan Brake Assistance (BA).

3. Kabin dan Bagasi Lega

Dimensi 3.995 x 1.745 x 1.510 mm dan wheelbase 2.520 mm membuat Baleno memiliki kabin yang lega, baik head room maupun leg roomnya. Kelegaan juga terlihat pada ruang bagasinya.

4. Ground Clearance Tinggi

Bagian kolong Suzuki Baleno hatchback memiliki ketinggian 170 mm dimana angka tersebut membuatnya lebih tinggi dari compact hatchback lain yang beredar di Indonesia, seperti Toyota Yaris dan Honda Jazz. Ground Clearance yang tinggi ini membuat mobil ini cukup nyaman saat melibas jalan yang tidak rata.

5. Empat Sensor Parkir di Belakang

Empat titik sensor parkir yang tersemat di bagian bumper belakang Baleno Hatchback memudahkan pengemudi saat melakukan parkir mundur.

6. Irit Bahan Bakar (bbm)

Dalam sebuah pengujian yang digelar pada Januari 2017, konsumsi Baleno hatchback tercatat mencapai 22,17 km/liter untuk tipe manual dan 20,66 km/liter untuk tipe matic. Hal itu membuat Baleno Hatchback bisa disejajarkan dengan small hatchback LGCC seperti Toyota Agya atau Daihatsu Ayla.

KEKURANGAN

1. Tenaga dan Torsi Kurang

Mesin yang digunakan pada Baleno hatchback ini sama dengan Suzuki Ertiga, yaitu mesin 1.373 cc berkode K14B. Mesin tersebut dapat menghasilkan tenaga 92,4 ps pada 6.000 rpm dan torsi 130 Nm pada 4.200 rpm. Performa mesin tersebut masih dibawah mesin Toyota Yaris (106 ps) dan Honda Jazz (120 ps).

2. Bumper Bagasi Terlalu Tinggi

Meski bagasinya sangat lega, namun berkat ground clearance yang tinggi membuat bumper bagasi Baleno Hatchback cukup tinggi. Sehingga menyulitkan saat menaik-turunkan barang. Ditambah dengan bagian tepi yang tidak sejajar dengan lantai bagasi dan cukup dalam.

3. Design Velg Tidak Atraktif

Desain velg Baleno Hatchback dinilai kurang sporty dan terasa jadul.

4. Tampilan Eksterior Bukan Selera Orang Banyak

Desain tampilan luar mobil memang sangat subjektif. Namun, desain yang diusung oleh Baleno Hatchback jelas bukan selera kebanyakan orang Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Toyota GR Yaris Sudah Mulai Dikirim ke Pemesan

Mobil Pajero Sport Vanessa Angel Punya Fitur Keselamatan 7 Air Bag

Perbedaan All New Honda BR-V dengan BR-V Generasi Pertama